Unila SDGs Center, pada hari Selasa 30 April 2019, menerima kunjungan UNDP Indonesia, Ibu Juliaty Ansye Sopacua, PhD (SDGs Technical Advisor) dan Bapak Irvan Josua P. Sibarani (Research and Knowledge Management Specialist). Kunjungan ini merupakan lanjutan pertemuan sebelumnya antara Rektor Unila dengan UNDP di Jakarta pada 29 Maret 2019. Perwakilan UNDP Indonesia tersebut berdiskusi dengan tim Unila SDGs center di Universitas Lampung.
Dalam pertemuan dan diskusi tersebut, terdapat kesepahaman bersama bahwa perguruan tinggi memiliki peran yang strategis dalam mempromosikan dan mensukseskan prinsip, tujuan, target dan indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Pengarusutamaan SDGs kedalam universitas dapat dilakukan melalui ‘business model’ universitas yaitu Tri Darma Perguruan Tinggi meliputi aspek pengajaran/pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Pertama, pada aspek pendidikan, mengarusutamakan SDGs dapat dilakukan melalui sosialisasi awal tentang SDGs pada mahasiswa semester pertama, memasukkan materi SDGs dalam mata kuliah khusus, pembuatan modul/materi pengajaran tentang SDGs dan beberapa seminar terkait masing-masing pilar SDGs: sosial, ekonomi, hukum, dan lingkungan. Kedua, dalam aspek penelitian, perguruan tinggi dapat mensinergikan SDGs dan topik riset perguruan tinggi melalui Rencana Aksi Daerah/RAD dan dalam prioritas penelitian yang dimiliki oleh perguruan tinggi. Ketiga, integrasi SDGs dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dan beberapa kegiatan dosen universitas di masyarakat.
Mengarusutamakan SDGs dapat dilakukan sendiri oleh universitas (Individual University) dan pelibatan universitas jejaring (Network of University). Pada pertemuan tersebut, telah disepakati adanya action plan yaitu pelaksanaan workshop “Towards SDGs – Sensitive University: A Way to Mainstream SDG in Indonesian University” di Unila pada bulan Juni 2019.

Ibu Juliaty Ansye Sopacua memberikan pemaparan ide mainstream SDGs ke Universitas
Pada pertemuan tersebut, Tim UNDP juga melakukan diskusi dengan Pimpinan Perguruan Tinggi bersama Ketua LPPM Unila. Pada kesempatan tersebut Rektor Unila menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan pada hasil diskusi dan kerjasama lanjutan UNDP dengan SDGs Center Unila.
